Conclude cerita hari hari ini

Entah apa yang terjadi sore hari sabtu itu, yang jelas tubuhku sangat lemas dan meraasakan kedinginan yang teramat. Ta'lim rutin yang ingin ku ikuti pun terpaksa harus ku batalkan, karena kondisi tubuh yang tak memungkinkan. Setiba di kostan kut baringkan tubuh ini, kemudian tertidur yang kemudian terbangun dengan datangnya sahabat terbaikku. Malamnya tak ku ketahui apa yang menyebabkan rasa sakit yang timbul pada kepalaku, sakit yang teramat sangan. sungguh ku terganggu akan hal itu. Siang pun badan ini masih demam, hingga ku tak mengikuti Liqo yang selalu menyejukkan hatiku. Badanku terasa masih kaku, sakit, dan ku tak tahu harus mencari semangat ke mana. Obat dan prediksi seorang dokter terkadang dapat diungguli oleh semangat dan rasa percaya dalam diri seseorang.
Tak disangka, demam berlanjut malam harinya kembali, meskipun sudah ku habiskan beberapa butir obat. Suhu tubuh yang tinggi sementara tubuh ini tetap merasa sangat dingin membuatku tidak bisa tertidur untuk kedua kalinya. Entah berapa ribu air teesan air mata yang telah ku keluarkan dari hari sabtu itu.
Senin pagi, rasanya tak mungkin bila ku tak pergi untuk kuliah. Ku melangkahkan kaki ke kampus dengan tubuh yang lemah, lemas, dan suhu tubuh yang masih tinggi. Terlambat,,,,, ya memang seperti itu. Tapi ku tetap memaksa masuk dan untung dosennya bisa mengerti.
Mengikuti perkuliahan dengan sedikitnya konsentrasi. Namun ada secerca pencerahan dari salah seorang dosen yang membuatku semangat kembali, terima kasih bu.
Segera bergegas ku ke Klinik untuk berobat, dan ku sungguh tak ingin mempercayai kata-kata doketer. Kan terkadang prediksi dokter bisa juga salah,, iya kan .... hmmmm
Lanjut, malamnya sang demam menyerang lagi dengan segala serangan kedinginan.... ku tak dapat tidur kembali.... tangis pun membuncah....
Di balik cerita itu, dibalik kisah 3 hari ini, ku menemukan dan mengetahui arti tentang persaudaraan, kasih sayang, dan ketulusan. terima kasih teman, sahabat, saudariku..... Sungguh kau sangat baik padaku, maaf ku merepotkanmu. Selain itu ada pula makna tersirat mengenai arti teman juga kawan yang memang tak peduli saat kita duka. dan aku kecewa karena itu,,, Allah maaf sekali lagi aku telah berharap pada perhatian insan-insanmu. Rabb, sekarang aku sakit hati oleh mereka sangat sakit hatiiiiii,,,, aku benci mereka,,,,, hiks hiks, menyesal karena telah mempercayai mereka sebagai sahabat.
maaf , sedang terbawa emosi

Comments

Popular posts from this blog

LAPORAN PRAKTIKUM IKAN HIAS

DAFTAR BAHAN-BAHAN YANG DIGUNAKAN SAAT BUDIDAYA UDANG

ARTEMIA